Mendagri Tito Lantik Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaludin, Emron Pangkapi: Benahi Pertimahan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (KBB) Ridwan Djamaludin di Kemendagri, Kamis, 12 Mei 2022. Pelantikan diawali menyanyikan lagu Indonesua Raya.

Ridwan dilantik bersama empat pejabat gubernur lainnya.

Melansir detik.com, Kamis, Pukul 09.18 Wib, empat Pj Gubernur lainnya bakal bertugas di di Banten, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Papua Barat.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan keputusan presiden tentang pemberhentian dengan hormat terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Babel, Sulbar, Gorontalo, dan Papua Barat.

Berikut lima penjabat gubernur yang dilantik Tito hari ini:

1. Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten

2. Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung

3. Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo

Baca Juga  Percepat Transisi Energi Bersih, PLN Sediakan Jalur Kabel Khusus untuk Kompor Listrik

4. Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat

5. Komjen (Purn) Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

Dalam keppres yang dibacakan, para penjabat gubernur akan menjabat selama 1 tahun. Setelah pembacaan keppres, para penjabat gubernur mengucapkan sumpah dan janji jabatan.

“Bersediakah Saudara-saudara mengucapkan sumpah atau janji sesuai agama masing-masing?” ujar Tito memandu pembacaan sumpah dan janji.

Setelah pengambilan sumpah dan janji, para penjabat gubernur menandatangani berita acara sumpah dan janji serta pakta integritas.

Benahi “Kesemrawutan” Tambang Timah

Sementara Tokoh Pendiri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga poliyisi senior PPP Emron Pangkapi, dilansir Suarapos.com Grup / Suarabangka.com, Kamis pagi, meminta Ridwan Djamaludin melanjutkan program gubernur sebelumnya.

Baca Juga  Pasca Kunjungan Presiden, Pj Gubernur Ridwan Antisipasi Stop Ekspor Balok Timah

Saya berharap beliau dapat mengkombinasikan keinginan pemerintah pusat dan visi misi unggulan Erzaldi – Abdul Fattah yang disampaikan waktu kampanye,” ujarnya.

Visi Kepulauan Babel Sejahtera dan Maju dengan misi 6 program unggulan yang ditawarkan Erzaldi – Fattah pada 2017 sudah disetujui mayoritas rakyat Kepulauan Bangka Belitung.

“Tapi, sayangnya, pelaksanaanya belum memuaskan,” kata Ketua Tim Percepatan Perjuangan Pembentukan Provinsi (1999-2000).

Waktu 5 tahun berjalan terasa begitu cepat, banyak program hanya sampai pada tingkat MoU.

Hal tersebut, kata Wakil Ketua Umum PPP 2010-2015, bukan tanpa alasan. Salah satu penyebabnya Erzaldi – Fattah mengalami masa sulit, terutama dalam dua tahun terakhir yang praktis tidak dapat maksimal menjalankan program karena kendala musibah Covid 19.

Baca Juga  Ini Cara Mencatat Meteran Mandiri Penggunaan Listrik Lewat PLN Mobile

“Pandemi Corona ini musibah KBB dan juga musibah dunia menjadi kendala melaksanakan program. Beberapa proyek strategis perlu dilanjutkan seperti jembatan Bahtera, KBB menjadi pusat perikanan RI
dan menjadi kawasan wisata nomor satu Indonesia Bagian Barat,” kata Emron.

Begitu juga kegiatan ekonomi rakyat,
bidang pertanian, revitalisasi tanamam lada dan karet dengan diversifikasi usaha perkebunan, dan UMKM naik kelas.

Dengan pengalaman Ridwan Djamaludin sebagai Dirjen Minerba, penataan pertambangan harus lebih baik agar melahirkan keseimbangan antara kesejahteraan rakyat dan menyelematkan lingkungan bagi masa depan anak cucu KBB.

Ridwan diharapkan mampu mengendalikan “kesemerawutan” pertambangan timah, perambahan hutan lindung, penghancuran daerah aliran sungai (DAS) dan ancaman tambang terhadap tapak wisata. (fh)

 

Tinggalkan Balasan