Nasabah Beruntung! Bidan di Manggar Bawa Pulang Mobil dari Undian Tabungan Pesirah BSB

BELITUNG TIMUR — Senyum bahagia terpancar dari wajah para nasabah Bank Sumsel Babel saat gelaran Penarikan Undian Tabungan Pesirah Periode 2025 digelar di Cabang Manggar, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga bukti nyata komitmen bank dalam memberikan apresiasi kepada nasabah setianya.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh antusias ini digelar secara terbuka dan transparan, disaksikan langsung oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta notaris. Hal ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap integritas Bank Sumsel Babel.

Baca Juga  Pelaksanaan APBD 2023 dan Mulai Berlakunya UU HKPD (bagian-2)

Momen paling ditunggu akhirnya tiba saat pengumuman hadiah utama. Sudianti, seorang bidan sekaligus nasabah setia Cabang Manggar, berhasil membawa pulang satu unit mobil. Kemenangan ini menjadi simbol nyata manfaat menabung yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak hanya hadiah utama, berbagai hadiah menarik lainnya juga dibagikan, mulai dari sepeda motor, televisi, laptop, hingga lemari es. Puluhan doorprize turut menambah semarak acara dan membuat suasana semakin hidup.

PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar undian biasa, melainkan bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Dela Wahyudi Rinursyah, Nasabah BSB Cabang Manggar Raih Hadiah Rp550 Juta

“Kepercayaan nasabah adalah fondasi utama kami. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Undian Tabungan Pesirah, Bank Sumsel Babel terus mengajak masyarakat untuk gemar menabung, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi regional.

Dengan berbagai program inovatif dan berkelanjutan, Bank Sumsel Babel semakin menegaskan diri sebagai mitra terpercaya masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi. (*)