PT TIMAH Bantu Pengembangan Fasilitas Masjid Nurul Huda Belitung

BELITUNG — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah operasional perusahaan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Kali ini, bantuan disalurkan untuk mendukung pengembangan fasilitas Masjid Nurul Huda di Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Bantuan tersebut dimanfaatkan pengurus masjid untuk melanjutkan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang jamaah, di antaranya tempat wudu, dapur, dan gudang.

Ketua Masjid Nurul Huda, Suwandi, mengapresiasi bantuan yang diberikan PT TIMAH. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu proses pembangunan yang tengah berjalan, terutama pemasangan atap pada fasilitas baru.

Baca Juga  PT Timah Gelar Lomba Lagu Kebangsaan

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT TIMAH. Bantuan ini sangat membantu untuk melanjutkan pembangunan, khususnya pemasangan atap tempat wudu, dapur, dan gudang yang sedang kami kerjakan,” ujar Suwandi.

Ia mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut dilakukan secara gotong royong melalui swadaya masyarakat dan dukungan para donatur. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini ditata dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan jamaah.

“Daripada menjadi tempat yang tidak terurus, kami rapikan dan manfaatkan untuk membangun fasilitas yang dibutuhkan masjid,” katanya.

Baca Juga  Menjaga Keseimbangan Ekosistem Laut dengan Reklamasi

Suwandi menjelaskan, kebutuhan penambahan fasilitas semakin dirasakan seiring meningkatnya aktivitas dan jumlah jamaah. Meski sebelumnya masjid telah memiliki tempat wudu, pengurus menilai perlu dilakukan pengembangan agar pelayanan kepada jamaah semakin nyaman.

Setelah pemasangan atap selesai, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap akhir, seperti pemasangan keramik dan penyelesaian bagian lainnya.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Nurul Huda juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Berbagai aktivitas rutin digelar, mulai dari majelis taklim bagi ibu-ibu dan masyarakat umum, pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi anak-anak, hingga kajian keislaman.

Baca Juga  Ketua Dewan Pembina PWI Babel: Wartawan Harus Bermental Baja, Kawal Kasus Korupsi

“Masjid ini tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat belajar Al-Qur’an bagi anak-anak, kegiatan majelis taklim, dan kajian rutin untuk menambah ilmu agama,” ungkap Suwandi.

Ia berharap PT TIMAH terus berkembang dan konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap PT TIMAH semakin maju dan terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan sarana keagamaan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar masjid,” tutupnya. (*)