BELINYU – Puluhan Ponton Isap Produksi (PIP) kembali ramai di wilayah tangkap nelayan, perairan Pulau Padi Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Kamis (10/8/2023).
Menurut nelayan Riding Panjang Eko, semula hanya belasan unit ponton yang beroperasi sejak siang hari, menjelang sore jumlah ponton terus bertambah hingga mencapai 30 unit.
“Kalau sampai sore ini, jumlah PIP yang bekerja sudah mencapai 30 unit. PIP itu milik J,”ujar Eko didampingi sejumlah nelayan Riding Panjang, Kamis (10/8/2023), petang.
Kegiatan penambangan ilegal di wilayah tangkap nelayan tersebut dikatakan Eko akan menganggu kegiatan masyarakat nelayan dalam menangkap ikan.
“Kami minta aparat penegak hukum atau APH untuk melakukan penindakan hukum terhadap tambang ilegal tersebut,”pinta Eko.
“Jika tidak ditindak tegas atau penindakan hukum kami akan melakukan aksi demo,”tegasnya.
Sementara Kasubdit Gakkum Ditrktorat polairud Polda Babel AKBP Indra Feri Delimonte akan mengecek lokasi tambang ilegal tersebut.
“Nanti kami cek. Soalnya kami masih di Tempilang,”kata Delimonte melalui pesan WhatsAap. (**)


