JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada awal perdagangan Selasa (7/4/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah ke level Rp17.048 per dolar Amerika Serikat (AS), turun 0,08 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.035 per dolar AS.
Tekanan berlanjut hingga pukul 09.30 WIB. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah kian terpuruk 0,31 persen ke posisi Rp17.087 per dolar AS.
Sejalan dengan itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menunjukkan penguatan di awal sesi. IHSG dibuka naik 0,17 persen ke level 7.001 dari penutupan sebelumnya di 6.989,43.
Namun, sentimen positif tak bertahan lama. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berbalik melemah 0,47 persen ke level 6.956.
Data RTI Business mencatat, pergerakan pasar didominasi pelemahan dengan 313 saham terkoreksi, sementara 231 saham menguat dan 177 saham stagnan.
Meski demikian, aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai. Volume transaksi mencapai 5,7 miliar lembar saham dengan nilai Rp2,31 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 391,2 ribu kali. (*)
Sumber: rmol.id


