PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, melaksanakan buka puasa perdana Ramadan 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Agung Kubah Timah, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan jamaah yang memadati masjid kebanggaan warga itu sejak sore hari. Suasana khidmat dan kebersamaan terasa saat adzan Magrib berkumandang menandai waktu berbuka puasa pertama di bulan suci.
Dalam kesempatan itu, Prof Saparudin mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di Pangkalpinang, untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, baik secara lahir maupun batin.
“Ramadan adalah ibadah rutin umat Muslim di seluruh dunia. Karena itu, mari kita laksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh keikhlasan, dan memperbanyak amal ibadah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak baik. Menurutnya, umat Muslim harus menjaga pandangan, ucapan, serta perilaku selama menjalankan ibadah puasa.
“Tidak hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga mata dari hal yang tidak baik, menjaga telinga dari hal yang tidak bermanfaat, serta menjaga lisan dan hati,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di masyarakat. Ramadan, kata dia, harus menjadi momen memperkuat kebersamaan, bukan justru memicu perbedaan.
“Kita harus saling menghargai dan menghormati, baik sesama umat Islam maupun dengan pemeluk agama lain. Perbedaan jangan dijadikan perpecahan, tetapi sebagai kekuatan untuk saling memahami,” tambahnya.
Prof Saparudin berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta mempererat hubungan antarwarga di Pangkalpinang.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak kegiatan positif, seperti berbagi kepada sesama dan menjaga ketertiban selama bulan suci.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan selama Ramadan agar berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” pungkasnya. (Suf)


