PANGKALPINANG – Baznas Kota Pangkalpinang menggelar penyerahan Anugerah Award 2026 bertepatan dengan kegiatan santunan bagi ratusan mustahik di Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Prof Saparudin menyerahkan penghargaan kepada sejumlah lembaga perbankan, OPD, dan kecamatan yang dinilai berkontribusi besar dalam pengumpulan zakat selama tahun 2025.

Pada kategori Sponsorship 2025, penghargaan diantaranya diberikan kepada:
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bangka Belitung, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Syariah Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia
Sementara kategori Pengumpulan Zakat Terbanyak dari OPD Kota Pangkalpinang diraih:

Juara I: Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang
Juara II: Kementerian Agama Kota Pangkalpinang
Juara III: Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang
Adapun kategori pengumpulan terbanyak tingkat kecamatan diberikan kepada:
1. Kecamatan Gerunggang
2. Kecamatan Rangkui
3. Kecamatan Gabek.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk lebih aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Ia menegaskan bahwa Islam telah mengatur delapan golongan penerima zakat sehingga persoalan kemiskinan bisa ditekan jika masyarakat mau berbagi.
“Ketika orang-orang mampu mau menyisihkan rezekinya, zakat 2,5 persen, infak dan sedekah, maka urusan kemiskinan sebenarnya bisa selesai,” ujarnya.

Suasana acara sempat mencair ketika Saparudin menyinggung masih adanya warga yang enggan berbagi meski memiliki harta berlebih. Ia menggunakan istilah khas Bangka, “sekakar”, untuk menggambarkan sifat terlalu kikir.
“Masih banyak yang sekakar. Banyak duit tapi sekakar. Orang Bangka pasti tahu artinya,” katanya disambut tawa hadirin.
Selain menyerahkan penghargaan, kegiatan tersebut juga diisi penyaluran bantuan Baznas kepada masyarakat, mulai dari santunan hingga bantuan rehab rumah dan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu.
Asisten Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang turut hadir menjelaskan bahwa Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki cakupan seluruh kabupaten/kota, sedangkan Baznas daerah fokus melayani masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia juga mengapresiasi para penerima penghargaan dan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penyemangat bagi para mustahik dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (wah)



