Prof Saparudin Ajak Warga Gemar Berzakat: Kalau Hati Tergerak, Kemiskinan Bisa Selesai

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengajak masyarakat untuk semakin gemar menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya nyata membantu masyarakat kurang mampu serta menekan angka kemiskinan di Kota Pangkalpinang.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Baznas Kota Pangkalpinang kepada para mustahik di Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa Islam telah mengatur dengan jelas siapa saja yang berhak menerima zakat melalui delapan golongan asnaf sebagaimana tertuang dalam Surat At-Taubah ayat 60.

Baca Juga  PT Timah Tbk Gelar Pendidikan Anak Disabilitas bagi Guru dan Orang Tua

“Kalau orang-orang mampu tergerak hatinya untuk rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, urusan kemiskinan ini bisa selesai,” ujar Saparudin.

Ia menjelaskan delapan golongan penerima zakat meliputi fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi sosial yang mampu memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga.

Suasana kegiatan pun sempat mencair ketika Saparudin menyinggung istilah khas Bangka, yakni “sekakar” yang berarti terlalu kikir atau pelit.

“Masih banyak orang sekakar. Banyak duit sekakar. Orang Bangka pasti tahu arti sekakar,” katanya disambut tawa hadirin.

Baca Juga  CMN Bangun Ekosistem Media Sehat, Jurnalisme Positif

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar para dermawan semakin terbuka hatinya dalam membantu sesama melalui zakat dan infak.

Selain bantuan tunai dan santunan, Baznas juga membuka peluang bantuan rehabilitasi rumah warga hingga bantuan bagi masyarakat yang sedang sakit dengan mekanisme yang telah diatur Baznas Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, Asisten Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB, menjelaskan bahwa Baznas Provinsi memiliki cakupan penyaluran bantuan di seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung, sedangkan Baznas kabupaten/kota fokus pada wilayah masing-masing.

Baca Juga  Satukan Visi di Awal Tahun, PT TIMAH Tbk Gelar Town Hall Meeting 2026

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa sebagian besar sumber dana Baznas berasal dari zakat aparatur sipil negara (ASN) yang rutin dipotong setiap bulan untuk kemudian dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah berharap sinergi antara Baznas Provinsi dan Baznas Kota Pangkalpinang terus diperkuat agar manfaat bantuan sosial semakin luas dirasakan masyarakat.

“Kalau bersama-sama, manfaatnya tentu akan lebih besar,” tutup Saparudin. (wah)