Warga Binaan Lapas Tanjung Pandan Sulap Ban Bekas Menjadi Kursi Teras Berkualitas

TANJUNGPANDAN – Kreatifitas Tanpa Batas Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan berhasil memanfaatkan ban bekas menjadi kursi teras.

Dibawah Pembinaan Subsi Kegiatan Kerja WBP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan menunjukkan bahwa dalam ruang yang terbatas bukan menjadi alasan untuk terus berkreatifitas.

Ide pembuatan kursi set dari ban bekas ini muncul langsung dari Kalapas. Dia bersama jajaran kemudian mengumpulkan ban bekas motor dan mobil dari bengkel di sekitar Lapas selanjutnya dimasukkan kedalam Lapas untuk diolah.

Baca Juga  Dua Penambang Timah di Belitung Terancam Pidana Penjara 5 Tahun, Denda Rp100 Miliar

Kalapas Kelas IIB Tanjungpanda, Romiwin Hutasoit, SH, MH menjelaskan awal idenya ketika melihat ban bekas yang tidak layak jual di bengkel sekitar Lapas. Lantas ia bertanya kepada pemilik bengkel biasanya ban itu dipakai untuk membakar sampah.

Mendengar kondisi tersebut, Spontan dirinya mengumpulkan beberapa WBP untuk belajar membuat Kursi Set dengan mencontoh dari Youtube. Berawal dari mulut ke mulut, Kursi Ban Bekas hasil karya WBP pun dipesan dari masyarakat sekitar.

“Saat ini kita fokus mengerjakan yang sudah dipesan, kendalanya sekarang kita pada ketersediaan bahan dan SDM yang mengerjakan. Awalnya hanya coba – coba dikerjakan 3 orang WBP karena pesanan masuk terus kita akan latih WBP yang lainnya,” jelas Kalapas, Rabu (23/11/2021).

Baca Juga  Menko Luhut Disambut dengan Segarnya Minuman Es Jeruk Kunci

Dia menambahkan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan tolak ukur berhasil atau tidaknya proses pembinaan WBP selain proses pembinaan lainnya. Inovasi dalam Program –program pembinaan ini tentu harus terus ditingkatkan.

“Dengan segala keterbatasan yang ada kita dituntut untuk meningkatkan pembinaan bagi WBP. Dengan berbagai hasil karya WBP yang bernilai, kami berharap menjadi bekal bagi mereka kembali kemasyarakat,”harapnya.

“Kita akan bekerja maksimal agar Lapas ini bisa melahirkan pelaku – pelaku usaha UMKM baru yang Kreatif. Dan ini menjadi pesan bagi kita semua, bahwa WBP mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak). Dan mereka mampu berkreatifitas dari ruang yang terbatas,”jelasnya. (iskandar)

Baca Juga  Melati Erzaldi Dorong Generasi Muda Kuasai Teknologi Komunikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *