123 Sekolah di Pangkalpinang Belum Nikmati Program Makan Bergizi, Satgas Ungkap Kendala dan Solusi

PANGKALPINANG – Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Kota Pangkalpinang masih menghadapi sejumlah tantangan. Dari total 300 sekolah yang menjadi sasaran, tercatat sebanyak 123 sekolah belum menikmati program tersebut secara optimal.

Data terbaru dari Satgas Percepatan MBG Kota Pangkalpinang menunjukkan bahwa dari 123 sekolah tersebut, sebanyak 103 sekolah belum terlayani, sementara 20 sekolah lainnya memilih menolak program.

Ketua Satgas MBG Kota Pangkalpinang, Mie Go, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan validasi langsung di lapangan. Hasilnya, ditemukan adanya kesenjangan distribusi program di beberapa wilayah.

Baca Juga  Polri Sumbang PNPB Tertinggi di Babel Sebesar Rp39,01 Miliar

“Sebanyak 123 sekolah belum menikmati program secara optimal. Rinciannya, 103 belum terlayani dan 20 sekolah menolak,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Sekolah-sekolah yang belum terlayani tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Gabek, Bukit Intan, Gerunggang, Taman Sari, dan Girimaya. Sementara itu, sekolah yang menolak program berada di wilayah Gabek, Pangkalbalam, Girimaya, dan Rangkui.

Di sisi lain, sebanyak 177 sekolah di Pangkalpinang telah merasakan manfaat dari Program MBG.

Menanggapi penolakan yang terjadi, Satgas MBG menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak sekolah. Pendekatan persuasif melalui sosialisasi juga akan ditingkatkan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya program tersebut bagi kesehatan dan tumbuh kembang siswa.

Baca Juga  Tegas! Gubernur Minta Pertamina Banjiri Suplay BBM di Seluruh SPBU

“Kami akan terus melakukan sosialisasi. Harapannya, sekolah yang menolak bisa mempertimbangkan kembali karena ini merupakan investasi untuk masa depan anak-anak,” tegas Mie Go.

Ia pun optimistis, dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan Program MBG ke depan dapat berjalan lebih merata dan menjangkau seluruh sekolah di Pangkalpinang.

Program Makan Bergizi sendiri merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan produktif. (*)