Dari 300 Sekolah, Baru 177 di Pangkalpinang Nikmati Program Makan Bergizi

PANGKALPINANG — Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Pangkalpinang masih belum sepenuhnya merata. Dari total 300 sekolah yang menjadi sasaran program, baru 177 sekolah yang telah mendapatkan layanan MBG.

Sementara itu, sisanya masih belum menikmati program secara optimal, baik karena belum terlayani maupun adanya penolakan dari sejumlah pihak sekolah.

Ketua Satgas Percepatan MBG Kota Pangkalpinang, Mie Go, menyebut pihaknya terus melakukan evaluasi lapangan untuk memastikan pemerataan program di seluruh wilayah.

Baca Juga  Prof. Udin Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang Pasar Rumput 

“Dari 300 sekolah, saat ini baru 177 sekolah yang sudah menerima layanan MBG. Sisanya masih dalam proses penyesuaian dan pendataan lanjutan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, kendala pelaksanaan masih ditemukan di beberapa kecamatan, termasuk adanya sekolah yang belum terjangkau distribusi serta sebagian kecil yang menyatakan menolak program tersebut.

Menurutnya, Satgas terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak sekolah agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.

“Kami terus melakukan sosialisasi agar program ini bisa dipahami sebagai upaya penting dalam peningkatan gizi dan kesehatan anak sekolah,” tambahnya.

Baca Juga  Lelang Jabatan Kadis PUPR Babel, Pemerintah Diminta Berdayakan Putra Darah Berkompeten

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pemenuhan gizi yang lebih baik di lingkungan sekolah.

Satgas menargetkan ke depan seluruh sekolah dapat terlayani secara merata sehingga manfaat program dapat dirasakan tanpa terkecuali. (*)