40 Ton Lada Putih Diduga Masuk Babel

PANGKALPINANG – Sebanyak 40 ton lada putih asal luar masuk Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Hal ini berdasarkan dokumen yang beredar di sejumlah grup WassApp. Dokumen berjudul “Data Domestik Masuk Komoditas Lada Biji
Wilayah kerja Pelabuhan Wilayah Muntok Tahun 2021”, (Senin/7/6/2021).

Dokumen tersebut berisi data Tanggal, Bulan Tahun pengiriman, pengirim, penerima, tujuan, nama komoditas dan jumlah atau satuan barang dalam kilogram dengan total pengiriman mulai dari Januari 2021 hingga April 2021 dengan total 40.000 kilogram atau sebanyak 40 ton.

Baca Juga  Kendala Logistik Hambat Ekspor CPO dari Babel

Dalam dokumen tersebut juga disebutkan “Tujuan Pengeluaran” untuk Konsumsi.

Hingga berita ini diturunkan,  suarabangka.com masih menelusuri dan meminta keterangan pihak terkait kesahihan dokumen tersebut.

Sementara Ketua Koperasi Petani Lada Babel H. Sukri atau biasa dipanggil Haji Duk ketika dimintai tanggapannya atas dokumen tersebut, (Senin/7/6/2021), menyayangkan jika benar ada lada luar yang masuk Babel.

Dia mempertanyakan untuk apa lada tersebut dimasukkan ke Babel. Bukankah Babel adalah penghasil lada terbaik dunia.

“Sebanyak itu untuk konsumsi apa? Apalagi sudah ada aturan terkait dengan lada Babel dan kita sedang mengupayakan perbaikan kualitas produksi lada dsri hulu hingga hilir sehingha mutu terjamin dan harga bisa naik,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Erzaldi : Tolong Harus Gaspol

Masuknya lada luar patut dipertanyakan ditengah upaya pemerintah daerah, petani dan eksportir memperbaiki kualitas agar harga dapat terus membaik.

“Ini seolah menjadi kontradiksi dengan upaya yang sedang kita lakukan,” ujarnya.

Sementara ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan lada luar masuk Babel, Ketua Badan Pengelola Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Rafki belum memberikan jawaban. (fah/wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *