TEMPIlANG – Polres Bangka Barat terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya bullying kembali digelar bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Tempilang, Kamis (11/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal hingga melalui media sosial. Para pelajar juga diberikan pemahaman tentang dampak yang dapat dialami korban serta konsekuensi yang dapat diterima pelaku.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPDA Yos menegaskan bahwa pencegahan bullying harus dilakukan sejak dini melalui penguatan pendidikan karakter dan kepedulian terhadap sesama.
“Bullying bukan perilaku yang dapat dianggap sepele. Tindakan tersebut dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam bagi korban dan berpotensi menimbulkan permasalahan yang lebih besar. Karena itu kami mengimbau seluruh pelajar untuk saling menghormati, menjaga etika dalam pergaulan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan teman maupun lingkungan sekolah,” ujar IPDA Yos.
Ia menambahkan, Polres Bangka Barat akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan sebagai langkah preventif dalam mencegah kenakalan remaja maupun berbagai bentuk kekerasan di kalangan pelajar.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, petugas juga mengajak para siswa untuk berani melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban perundungan agar dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Diharapkan, melalui sosialisasi ini kesadaran pelajar untuk menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman semakin meningkat.
Polres Bangka Barat berkomitmen untuk terus mengedukasi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak baik, dan menjauhi segala bentuk tindakan perundungan. (***)

