PANGKALPINANG – Komitmen memberantas Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang. Dalam razia mendadak yang digelar di blok hunian warga binaan, petugas tidak menemukan handphone ilegal maupun narkoba, namun berhasil mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan.
Razia yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026), kemarin menyasar kamar hunian di Blok D dan E. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan penyisiran menyeluruh dan menemukan sejumlah benda seperti sendok besi, gelas, kaleng, kabel listrik rusak, tali, serta sikat gigi yang telah dimodifikasi menjadi benda tajam.
Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan kegiatan razia merupakan bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Kami melaksanakan pemeriksaan sebanyak empat kali dalam satu bulan, baik secara rutin maupun insidentil,” ujar Sugeng, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, meski tidak ditemukan barang terlarang seperti handphone dan narkoba, pengawasan harus tetap dilakukan secara konsisten untuk memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
Selain razia, pihak lapas juga menggelar tes urine mendadak terhadap 50 warga binaan yang dipilih secara acak. Langkah tersebut dilakukan guna mendeteksi secara dini kemungkinan penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Sugeng menegaskan, pembinaan dan sosialisasi terus diberikan kepada warga binaan maupun petugas agar tercipta kesadaran bersama dalam menjaga ketertiban.
“Kami terus mengingatkan agar seluruh warga binaan menaati aturan. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan diproses sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Administrasi Kamtib Lapas Pangkalpinang, Ade Saputra, menyebut razia berkala memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem pengawasan.
“Razia menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan sekaligus memetakan potensi gangguan keamanan,” katanya.
Komandan Regu Jaga, Asean Firdaus, menambahkan bahwa seluruh rangkaian razia dilaksanakan secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada warga binaan.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Pangkalpinang memastikan upaya pemberantasan Halinar terus berjalan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan. (***)

