MENTOK – Bupati Bangka Barat Markus dan Wakil Bupati Yus Derahman sudah setahun lebih memimpin Kabupaten Bangka Barat.
Sejak dilantik pada 2 Juni 2025 lalu, Bupati Markus tancap gas membangun koordinasi dan kolaborasi lintas sektor baik internal maupun eksternal guna memastikan program-program pembangunan dan pelayanan selama menjabat berdampak kepada masyarakat.
Hasilnya, meski menghadapi tekanan keterbatasan ruang fiskal daerah, Pemkab Bangka Barat di bawah kepemimpinan Markus tetap berupaya menjaga ritme pembangunan dan tidak berhenti bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Buktinya, pada tahun 2026 ini, terdapat proyek strategis yang sedang dibangun diantaranya pembangunan kluster Eropa di Lapangan Gelora Mentok dan pembangunan dermaga II di Pelabuhan Tanjung Kalian.
“Proyek-proyek yang sedang berjalan itu buah dari koordinasi intensif pemerintah daerah dan pusat. Memang kita menghadapi kendala efisiensi anggaran, tapi tidak menjadi alasan untuk berhenti bekerja. Itu justru menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap kreatif dan fokus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Markus.
Tidak berhenti disitu. Kepemimpinan Bupati Markus dalam kurun waktu satu tahun terakhir rupanya mendapat apresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pemprov melalui Tim Penilai Teknis Daerah menetapkan Kabupaten Bangka Barat sebagai kabupaten terbaik se- Bangka Belitung dalam penghargaan pembangunan daerah (PPD) tahun 2026.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Bangka Barat berdampak positif di berbagai sektor di tengah keterbatasan anggaran,” ucap Markus.
Terpisah, Pj Sekretaris Daerah Bangka Barat, Abimanyu menjelaskan PPD adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Bappenas kepada pemerintah daerah yang menunjukkan prestasi dalam perencanaan, pencapaian, dan inovasi pembangunan daerah.
“Ada beberapa aspek penilaian perencanaan daerah diantaranya kinerja pembangunan, tata kelola, proses penyusunan dokumen perencanaan, sinergi dan keselarasan dengan program provinsi dan pusat, konsistensi, kelengkapan dan kedalaman, dan program unggulan atau inovasi,” pungkas Abimanyu dikonfirmasi media ini.
Sekedar informasi, atas keberhasilannya sebagai kabupaten terbaik se- Bangka Belitung dalam penghargaan pembangunan daerah (PPD) 2026, Pemkab Bangka Barat nantinya akan mewakili Babel melanjutkan penilaian penghargaan pembangunan daerah ke tingkat nasional. (***)

