Pertamina Sanksi 7 SPBU di Babel

PANGKALANBARU –  Sepanjang Tahun 2024, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan memberikan pembinaan kepada 7 SPBU yang melanggar, sehingga dapat merugikan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sales Area Manager Retail Babel Pertamina Sumbagsel, Adeka Sangtraga Hitapriya, seusai melaunching launching Sistem Pemblokiran Fuel Card dan Qr Barcode subsidi tepat My Pertamina di SPBU 2433167 Jalan Soekarno Hatta, Kecamatam Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (1/2/2024).

Baca Juga  Hasil Otopsi, Tidak Ada Tanda Kekerasan di Jenazah Valentinus

“Kami pada tahun 2023 sudah ada 40 SPBU yang sudah dikenakan pembinaan dan di tahun 2024 ada 7, harapannya angka yang dikasih pembinaan itu berkurang,” kata Adeka.

Oleh karena itu, kata Adeka untuk level terdepan itu operator yang harus dikasih Ultimatum, jadi operator inilah yang harus disiplinkan.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan beberapa instansi samping seperti APH yang berkepentingan dalam distribusi BBM bersubsidi ini,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kuota BBM Bersubsidi pada Tahun 2024 ia tidak merinci secara pasti. Namun sistemnya itu sudah ada otomatis Pemerintah sudah percaya intinya kebutuhan itu diharapkan yang real.

Baca Juga  Kabupaten Bangka Tengah Dapat 7 Penghargaan Pengutamaan Bahasa Negara

Adeka menjelaskan jika ada time bisa tarik otomatis dari Provinsi Babel bersurat menambah beban kuota bisa di pertanggungjawabkan.

“Kalau kita bicara berapa besar kuota BBM nggak pasti, ini adalah upayanya level operator kita sudah kasih ultimatum. Kalau mereka lalai, harus terima konsekuensi,” tutup Adeka. (dik)

Sumber : CMNNEWS.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar