PANGKALPINANG – Komitmen PT Timah Tbk dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus diperkuat. Tak hanya memberikan bantuan modal, perusahaan ini juga menghadirkan berbagai program strategis guna meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal.
Sejak tahun 2000, PT Timah telah menjalankan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) yang menjadi salah satu fondasi dalam mendukung UMKM. Hingga kini, tercatat lebih dari 9.000 UMKM telah merasakan manfaat dari program tersebut.
Memasuki tahun 2026, emiten dengan kode saham TINS ini kembali menyiapkan sejumlah program unggulan. Fokusnya tidak hanya pada permodalan, tetapi juga pembinaan secara menyeluruh mulai dari peningkatan kualitas produk hingga perluasan pasar.
Salah satu langkah strategis yang akan dijalankan adalah penyaluran pinjaman dana bergulir yang berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia. Melalui kerja sama ini, pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau untuk mengembangkan usahanya.
Tak hanya itu, PT Timah juga aktif membuka peluang pasar dengan mengikutsertakan UMKM dalam berbagai pameran, baik di tingkat daerah maupun nasional. Upaya ini dinilai efektif untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Di sektor pengembangan produk, perusahaan juga akan menggelar pelatihan pengolahan hasil laut di wilayah operasionalnya. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk berbasis sumber daya lokal serta mendorong inovasi, khususnya bagi pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan.
Perhatian terhadap legalitas usaha juga menjadi prioritas. PT Timah memfasilitasi pengurusan izin usaha hingga sertifikasi produk agar UMKM memiliki daya saing lebih tinggi dan mampu menembus pasar modern bahkan ekspor.
Menariknya, pada momentum Ramadan, PT Timah turut melibatkan UMKM dalam kegiatan perusahaan dengan membeli produk mereka guna mendongkrak omzet penjualan.
Salah satu mitra binaan, Astuti, pelaku UMKM asal Belitung, mengaku merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Selain bantuan modal, ia juga mendapatkan bantuan alat produksi berupa freezer untuk menjaga kualitas produk olahan ikannya.
“Dukungan PT Timah luar biasa. Bantuan freezer sangat membantu usaha saya dalam menjaga kualitas produk,” ujarnya.
Ia pun berharap pembinaan dari PT Timah dapat terus berlanjut agar UMKM seperti dirinya bisa berkembang secara berkelanjutan.
“Tidak hanya modal, dukungan seperti pelatihan dan pameran juga sangat penting untuk kemajuan usaha kami,” harapnya. (*)


