PANGKALPINANG – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Adet Mastur dan Komisi III meninjau ruas jalan provinsi di Desa Delas, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa, 2 Agustus 2022.
Adet mengatakan pemerintah provinsi berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan.
“DPRD kelapangan melihat kondisi ril program Pemprov Babel untuk menstandarkan jalan, karena jlan provinsi lebarnya harus 14 meter yang terbagi dari jalan tujuh meter, bahu jalan kiri kanan 1,5 meter serta ditambah bandar/trotoar kiri kanan 2 meter,” kata Adet.
Adet mengungkapkan ruas jalan dari Payun-Air Gegas dan Payung-Air Bara di Kabupaten Bangka Selatan belum standar jalan provinsi.
Diakui Adet belum adanya kesepakatan masyarakat menjadi kendala. Namun jika masyarakat nya sudah setuju tidak ada permasalahan di lapangan, maka di Tahun Anggaran 2023 kita akan melakukan action pelebaran jalan ini,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya ingin memastikan kepada pemerintah desa Delas, apakah masyarakat sudah setuju apa belum jika dilakukan pelebaran jalan. Jangan sampai ketika sudah melakukan pekerjaan tetapi mendapatkan penolakan dari masyarakat, karena persoalan belum clean and clear masalah tanah dan bangunan yang terkena dampak akibat pelebaran jalan tersebut.
”Pernyataan dari pak kades dan data-data sudah kita lihat bahwa masyarakat di sini sangat setuju dan mendukung program dari pemerintah provinsi,” pungkasnya.
Ikut ke Delas dari Komisi III Wakil Ketua Azwari Helmi, anggota Rustamsyah, Ringgit Kecubung, Firmansyah Levi, Yoga Nursiwan, H Mulyadi. Rombongan disambut Kepala Desa Delas, Sukarto dan Wakil Kades Yudhi Rudini.
Sukarto, mengatakan sejak tahun 2019 hingga sekarang tidak pernah ada masalah terhadap pelebaran jalan di desanya.
”Untuk jalan provinsi kurang lebih sekitar 5 kilo 2, 200 meter ini jalan lintas dari ujung ke ujung. Jadi Kemaren itu kalau memang ada anggaran masyarakat sepakat untuk di lebar semua,” ungkapnya.
“Kami masyarakat Delas berharap, semoga tahun depan dapat terealisasilah untuk pelebaran jalan ini. Alhamdulillah hingga saat ini masyarakat tidak satu orang pun yang komplain,” ujarnya. (***)

