Askolani Targetkan Luas Tanam Padi Banyuasin Capai 268.543 Hektare

Banyuasin Daerah Penghasil Beras Nasional

BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menargetkan luas tanam padi di tahun 2026 mencapai 268.543 hektare.

‎Hal itu disampaikan Askolani saat menghadiri Tasyakuran Swasembada pangan di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Banyuasin, Senin (9/2/2026).

Tasyakuran ini dilaksanakan usai Kabupaten Banyuasin meraih peringkat pertama nasional sebagai daerah penghasil beras di Indonesia.

‎”Tahun 2026 Pemkab Banyuasin memprogramkan peningkatan produksi padi dengan sasaran luas tanam padi seluas 268.543 Hektare,”ujar Askolani.

‎Askolani menegaskan bahwa Sektor Pertanian merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Hal itu telah tertuang dalam misi utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Pemerintah (RPJMP) Banyuasin, yaitu Meningkatkan Perekonomian Daerah Berbasis Pertanian Dalam Banyuasin Prima.

‎Untuk mendukung program swasembada pangan maka Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi.

‎“Untuk itu kita semua harus memiliki komitmen yang sama guna tercapainya target tanam tersebut. Harapan kita dapat meningkatkan produksi padi di tahun 2026,”kata Askolani optimis.

‎”Sehingga dari peningkatan produksi tersebut akan memantapkan Kabupaten Banyuasin sebagai lumbung pangan di Provinsi Sumatera Selatan, penyumbang Lumbung Pangan Nasional,”jelas Askolani.

‎Sebagaimana diketahui, Kabupaten Banyuasin berhasil meraih peringkat pertama penghasil beras nasional pada awal tahun 2026.

‎”Penghargaan dari Presiden menjadi bukti bahwa Banyuasin berhasil menjadi daerah dengan produksi beras tertinggi nasional, mengungguli Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat,” ujar Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian. (wah)

Baca Juga  6.380 Kota Suara Pemilu 2024 Tiba di KPU Banyuasin, 25 Rusak Segera Dikembalikan