PANGKALPINANG — Merawat orang tua di usia lanjut bukan sekadar soal mengantar berobat. Ketika berbagai keluhan kesehatan muncul bersamaan, keluarga sering kali harus berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya.
Fasilitas tersebut dirancang untuk menghadirkan pelayanan kesehatan lansia secara lebih terpadu dalam satu tempat. Harapannya sederhana, lansia tidak lagi harus terlalu sering berpindah-pindah ketika membutuhkan pemeriksaan dan penanganan dari berbagai bidang kesehatan.
Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr. Muhammad Thamrin, mengatakan pengembangan layanan Geriatri tidak hanya berbicara mengenai pembangunan gedung dan kelengkapan fasilitas.
Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan lansia mendapatkan pelayanan yang membuat mereka merasa aman, nyaman dan dihargai.
“Karena kebahagiaan kami adalah ketika melihat para pasien lanjut usia datang berobat dengan nyaman, pulang dalam keadaan sehat dan bahagia,” ujar Thamrin, Sabtu (5/9/2026).
Gedung Geriatri juga diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang selama ini menjadi pendamping utama pasien lansia.
Melalui konsep layanan terintegrasi, pasien tidak perlu terlalu banyak berpindah tempat ketika membutuhkan pemeriksaan dari sejumlah dokter spesialis.
Di Poliklinik Geriatri, pasien ditangani dokter spesialis penyakit dalam yang berkolaborasi dengan sejumlah bidang lainnya, seperti spesialis saraf, jiwa dan gigi.
Kolaborasi lintas disiplin ini dinilai penting karena persoalan kesehatan lansia biasanya tidak datang sendirian. Dalam satu waktu, seorang pasien bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan secara bersamaan.
Dengan pelayanan yang terintegrasi, keluarga pun dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi kesehatan orang tua mereka.
Tak berhenti pada pemeriksaan medis, Gedung Geriatri juga dilengkapi ruang rehabilitasi medik dan fisioterapi.
Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu proses pemulihan sekaligus menjaga kemampuan fisik lansia agar tetap dapat beraktivitas secara mandiri.
Ada pula ruang edukasi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penyuluhan maupun komunitas lansia.
Ruang ini menjadi bagian penting karena perawatan lansia sejatinya tidak selesai setelah pasien meninggalkan rumah sakit. Keluarga tetap memiliki peran besar dalam memastikan kondisi pasien tetap terjaga di rumah.
Karena itu, pemahaman mengenai cara merawat, mendampingi hingga menjaga kondisi fisik dan psikologis lansia juga menjadi bagian dari pelayanan.
Untuk memangkas proses pelayanan yang tidak perlu, fasilitas penunjang seperti apotek dan laboratorium juga ditempatkan secara terintegrasi.
Gedung tersebut bahkan memiliki ruang hipnoterapi yang nantinya akan dilayani oleh dokter yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.
Namun, Thamrin menegaskan pengembangan layanan Geriatri tidak berhenti setelah gedung berdiri dan diresmikan.
RSUD Depati Hamzah masih akan terus memperkuat sarana dan prasarana serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu target yang disiapkan adalah mendorong dokter spesialis penyakit dalam meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan subspesialis geriatri.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, melengkapi sarana prasarana dan SDM, sehingga ke depan pelayanan Geriatri semakin bermutu dan terbaik,” katanya.
Peresmian Gedung Geriatri menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-269 Kota Pangkalpinang.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan donor darah serta penyerahan tali asih kepada pegawai purna bakti RSUD Depati Hamzah.
Lebih dari sekadar bangunan baru, kehadiran Gedung Geriatri membawa harapan agar perjalanan lansia mendapatkan layanan kesehatan menjadi lebih sederhana.
Bagi keluarga, tak harus lagi bolak-balik dari satu layanan ke layanan lainnya. Bagi lansia, ada tempat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih terpadu.
Sebab, di usia senja, kesehatan bukan hanya tentang menyembuhkan penyakit.
Ada kebutuhan untuk didengar. Ada keinginan untuk dihargai. Dan ada harapan agar setiap lansia tetap diperlakukan sebagai manusia yang layak mendapatkan perhatian dan kenyamanan.
Semangat itulah yang coba dihadirkan RSUD Depati Hamzah melalui slogan “Ikak Sehat, Kami Tersenyum.” (Suf)


