PT TIMAH Dukung Kreativitas Anak Muda, Event Musik Babel Bass Siap Tembus Nasional

PANGKALPINANG – Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendorong kreativitas generasi muda kembali dibuktikan melalui dukungannya terhadap komunitas seni dan musik di Bangka Belitung. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut mensupport kegiatan bertajuk A Night of Collaboration yang digagas Babel Bass Community di WP Pangkalpinang, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas musisi sekaligus ruang eksplorasi kreativitas bagi anak muda di Negeri Serumpun Sebalai. Ketua Pelaksana, Anggi Yansyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan PT TIMAH yang dinilai memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan event dan perkembangan ekosistem musik lokal.

Baca Juga  Peran Nyata PT Timah Tbk dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Wilayah Operasional

“PT TIMAH sudah mensupport kegiatan kami. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar kegiatan seni di Bangka Belitung semakin berkembang,” ujarnya.

Tak sekadar pertunjukan musik, event ini juga menghadirkan workshop eksklusif dari Franky Sadikin, yang dikenal sebagai salah satu maestro musik tanah air. Kehadiran musisi nasional ini memberikan wawasan baru sekaligus meningkatkan kualitas musikalitas para pelaku seni di daerah.

Menurut Anggi, workshop ini dirancang sebagai ruang belajar yang inklusif tanpa tekanan kompetisi. Tujuannya agar para musisi lokal dapat mengasah skill, meningkatkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri.

Baca Juga  PT Timah Dukung 'Pokdakan Setunak Bersatu' Budidaya Kepiting Bakau

“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang nyaman. Harapannya, kemampuan musisi lokal bisa terus berkembang dan siap bersaing,” jelasnya.

Ke depan, A Night of Collaboration ditargetkan berkembang menjadi event yang lebih besar dan tematik. Tidak hanya berfokus pada pemain bass, tetapi juga merangkul seluruh musisi lintas instrumen dalam satu panggung kolaboratif, bahkan berpotensi mengarah pada konsep seperti “Serumpun Jazz”.

Dukungan PT TIMAH dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat regenerasi musisi di Bangka Belitung. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan karya-karya anak daerah mampu menembus panggung nasional hingga internasional.

Baca Juga  PT TAM Bersama Korem 045 Gaya Rehabilitasi DAS di Basel

“Ini bagian dari upaya merangkul generasi muda. Harapannya regenerasi musisi tetap kuat dan karya-karya anak Bangka Belitung bisa dikenal lebih luas,” tutup Anggi. (*)