BANGKA – Seorang pekerja ponton selam, BRN (40) warga Nanggung Tengah tewas terkena baling – baling Kapal Isap Produksi (KIP) Indo Siam Pukhet 1 di perairan Pantai Matras Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Kamis (21/7/2022). Korban tewas dengan kondisi tubuh dan paha penuh luka sayatan akibat terkena baling – baling KIP.
Informasi diterima dari pihak kepolisian, peristiwa nahas ini terjadi saat ponton tertarik pada saat KIP bermanuver.
Setelah dicek ternyata tali jangkar TI Ponton Selam telah terlilit di baling – baling kapal. Korban yang saat itu berada di atas ponton kemudian ikut tertarik kebawah KIP. Tak ayal tubuh korban langsung tersayat baling – baling kapal.
Berdasarkan Informasi pihak kepolisian bahwa ponton selam tersebut bekerja dibawah naungan CV. Anugerah Bintang Prasetya (ABP) milik Athau yang bermitra dengan PT. Timah dalam hal Pengolahan SHP (Sisa Hasil Produksi) yang beroperasi di Perairan Laut Matras.
Namun sayangnya Athau sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.
Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan SIK dihubungi suarabangka.com akan memproses hukum terkait adanya kecelakaan tambang yang telah menelan korban jiwa.
“Insya Allah kita proses sesuai hukum yang berlaku mas,”ujar Kapolres. Hingga berita ini di publis suarabangka.com masih berupaya mengkonfirmasi sejumlah pihak terkait dalam peristiwa ini. (wah)

